Cegah Diare Anak Akibat Rotavirus

Apakah bayi Anda terserang diare? Wah, bisa jadi bayi Anda terinfeksi rotavirus. Rotavirus merupakan virus famili Reoviridae yang masuk dan menginfeksi saluran pencernaan.

penyebaran virus melalui kontak dengan makanan, air, tangan, dan permukaan benda yang terkontaminasi. Virus ini menyebabkan diare berat yang dapat berbahaya pada bayi dan anak-anak karena dapat menyebabkan dehidrasi parah yang dapat menyebabkan kematian.

Setelah terpapar rotavirus, gejala biasanya muncul 2 hari kemudian. Gejalanya meliputi demam, muntah, sakit perut, dan diare berair yang dapat menyebabkan dehidrasi parah.

Gejala ini berlangsung selama 38 hari, sehingga sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda dehidrasi pada anak agar dapat segera ditangani.

  1. Dehidrasi ringan: anak tetap aktif namun sedikit lesu, masih kuat untuk menyusui dan minum.
  2. Dehirasi sedang: anak terlihat lemas, tampak kehausan, kulit mengendur, dan mata cekung. Segera bawa ke pelayanan kesehatan.
  3. Dehidrasi berat: anak sangat lemas, kesadaran anak menurun, tidak bisa minum, sedikit kencing, mata sangat cekung, bibir kering dan biru, kulit lama kembali bila dicubit. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.

Pada kasus diare akibat rotavirus pemberian antibiotik bukan solusi karena penyebabnya adalah virus bukan bakteri.

Pengobatan bersifat meringankan gejala dengan rehidrasi atau pemenuhan cairan melalui perbanyak asupan cairan, air minum, ASI, dan infus. Bisa diberikan zink untuk membantu penyembuhan diare dan menjaga daya tahan tubuh anak.

Pencegahan infeksi rotavirus yang optimal dan dianjurkan adalah imunisasi rotavirus. Pada April 2009, WHO merekomendasikan xx rotavirus rutin.

Di Indonesia, vaksin ini telah direkomendasikan oleh IDAI sejak tahun 2011. Vaksin rotavirus yang beredar adalah vaksin hidup yang mengandung 1 strain (monovalen) dan 5 strain (pentavalent).

Vaksin rotavirus monovalen diberikan dua kali, dengan dosis pertama diberikan pada usia 614 minggu dan dosis kedua diberikan setidaknya 4 minggu kemudian.

Dosis maksimum kedua diberikan pada usia 24 minggu. Vaksin rotavirus pentavalent diberikan tiga kali. Dosis pertama diberikan pada usia 614 minggu, dosis kedua dan ketiga diberikan dengan jarak 410 minggu. .Batas waktu untuk administrasi pada 32 minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.