Dok, Anakku Terkena Asma

Malang nasib Nita, seorang balita yang kini tengah lagi “lucu-lucunya”. Ketika itu ia harus pindah ke Kota T karena ayahnya dipindahtugaskan. Memang, kini lingkungannya tidak sebersih dulu, pabrik di mana-mana. Setelah sekian lama tinggal di sana, Rissa, ibu Nita, mengamati anaknya kian sering merasa sesak napas dan batuk kering. Ketika dikonsultasikan ke dokter, ternyata Nita mengidap asma. Perlukah Rissa mengkhawatirkan anak semata wayangnya itu?
Apa itu asma?
Asma adalah sebuah penyakit radang menahun pada saluran nafas yang sering menyebabkan hambatan aliran udara secara berkala. Radang menahun tersebut membuat kerusakan pada jaringan di saluran napas.

Asma kerap diderita oleh anak-anak hampir di seluruh dunia. Hal ini diperkirakan disebabkan oleh polusi yang semakin tinggi. Asma lebih sering diderita oleh anak laki-laki dibandingkan anak perempuan. 5% anak di Indonesia menderita asma.
Apa Penyebab Asma ?
Hingga kini, penyebab asma pada anak belum dapat diketahui dengan pasti. Beberapa penelitian menemukan bahwa terdapat peran faktor genetis dan lingkungan dalam pemicuan timbulnya asma. Faktor lingkungan, misalnya polusi udara (asap rokok, polusi industri, dll) dan adanya infeksi yang dapat menyebabkan radang pada bronkiolus (bronkiolitis). Bronkiolitis ini dapat pula menyebabkan asma.
Apa Gejala Asma pada Anak ?
Asma pada anak memiliki gejala yang beragam dan gejalanya berlangsung hilang-timbul. Batuk kering, suara mengi (suara yang timbul saat membuang napas), sesak pada dada, dan kesulitan untuk bernapas, adalah gejala asma pada anak. Asmanya sering kambuh saat terpapar dengan zat iritan seperti udara yang dingin dan kering serta lingkungan sekitar yang terpolusi asap rokok.
Bagaimana Penanganan Asma pada Anak ?
Asma adalah penyakit yang tidak dapat disembuhkan 100% namun dapat diatur sehingga hidup pun menjadi semakin lebih baik dan anak dapat menjalani aktivitasnya seperti biasa.
Yang pertama dilakukan adalah konsultasi ke dokter setiap 2-4 minggu sekali hingga asma dapat dikendalikan. Kemudian, asma dikontrol 2-4 kali setiap tahunnya. Setiap kali ke dokter, anak Anda akan dievaluasi frekuensi kambuhnya asma, pengobatan, dan perilaku serta tindakan anak sehari-hari.
Keadaan anak juga dievaluasi untuk mencegah penyakit asmanya turut menimbulkan keadaan lain yang lebih parah.
Bagaimana Pengobatannya ?
Pengobatan asma pada anak dibagi menjadi dua, yaitu obat kerja cepat (untuk membebaskan anak dari keadaan asma yang kambuh) dan kerja lama (sebagai pengendali asma). Terdapat jenis obat-obat kerja cepat yang dihirup seperti albuterol dan atropine. Begitu pula pada obat kerja lama yang dihirup seperti beklometason, flunisolida, dan lainnya. Obat yang ditelan, seperti prednison atau metilprednisolon (salah satu obat anti radang) juga dapat digunakan. Penggunaan obat-obat di atas harus Anda konsultasikan dengan dokter, karena disesuaikan dengan gejala dan kebutuhan anak.
Bagaimana anakku kelak, dok?
Dengan asma yang terkendali, Nita kelak dapat menjalani hari-hari sekolahnya seperti anak lainnya, berolahraga sesuai dengan keinginan mereka, tidur nyenyak tanpa terganggu asma, mendapat efek samping yang sangat kecil, dan mencegah asma yang diderita semakin parah.
Bagaimana Mencegah timbulnya asma ?
Anak Anda mungkin saja berisiko tinggi terkena asma,namun belum timbul gejala-gejalanya. Anda dapat mencegah agar anak Anda tidak terkena asma, dengan:

  • Menghindari zat iritan yang dapat menyebabkan asma, seperti asap rokok, olahraga berat, infeksi, polusi, dan lainnya
  • Menghindari makan-makanan yang memacu asma, seperti permen, cokelat, makanan ringan mengandung MSG atau vetsin, gorengan, es, atau kacang. Makanan yang dapat memacu asma berbeda-beda pada setiap anak.
  • Orang tua tidak merokok, terutama bagi ibu dan pengasuhnya
  • Memberikan ASI eksklusif dapat meningkatkan kekebalan bayi.

Referensi
Behrman, Richard E, et al. Nelson’s Textbook of Pediatrics, 17th Edition. Saunders: United States of America.
.
http://www.idai.or.id
http://www.infoibu.com
.
.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *