Dok, Bayi Saya Menguning

Anda mungkin mengalami kulit bayi anda menguning beberapa hari setelah lahir, biasanya hal ini dianggap hal yang normal. Sebenarnya bagaimana bayi bisa menguning? normalkah itu?
Apa yang terjadi?
Keadaan ini dinamakan Jaundice. Warna kekuningkan pada kulit bayi disebabkan karena tingginya kadar suatu serum bernama bilirubin yang ada di dalam darah. Bilirubin ini sebagian besar berasal dari pemecahan sel-sel darah merah di limpa yang kemudian akan dibawa ke hati untuk diproses.
Kadar bilirubin normal pada bayi lebih tinggi daripada orang dewasa karena:

  • Lama hidup sel darah merah lebih singkat
  • Hati belum dapat memproses bilirubin dengan baik (fungsi hati pada bayi baru lahir mamang belum sempurna)
  • Proses transfer hasil pemecahan sel darah merah dari limpa ke hati belum berjalan dengan baik.

Kadar bilirubin dapat di cek dengan pemeriksaan darah di laboratorium. Pada orang dewasa, kadar bilirubin lebih dari 2 mg/dL sudah akan menimbulkan warna kekuningan pada kulit. Berbeda dengan pada bayi. Secara normal, semua bayi baru lahir akan mengalami kekuningan pada kulit. Kadar bilirubin normal pada bayi akan berubah-ubah:

  • Pada usia 3 – 4 hari setelah kelahiran, kadar bilirubin akan meningkat secara cepat sehingga bayi mulai terlihat kekuningan
  • Sampai usia ± 14 hari setelah kelahiran, kadar bilirubin akan tetap tinggi, namun mulai menurun secara bertahap. Setelah usia 14 hari setelah kelahiran, kadar bilirubin normal pada bayi akan sama dengan pada orang dewasa.

Namun, ada beberapa hal lain yang mempengaruhi jumlah kadar bilirubin.

Hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan seorang bayi menjadi lebih kuning dari bayi lain seusianya?
Pada beberapa keadaan khusus, kadar bilirubin menjadi lebih tinggi dibandingkan bayi lainnya:
1. Dari Ibu

  • Ibu merupakan penderita Diabetes Mellitus.
  • Ibu memakan obat golongan Sulfonamid saat hamil
  • Saat proses melahirkan, digunakan obat penguat kontraksi rahim (Oxytocin).
  • Ibu memiliki golongan darah yang berbeda dengan bayi. Misalnya ibu dengan golongan darah O dengan bayi golongan darah A. Hal ini juga berlaku untuk ibu dan bayi dengan golongan darah rhesus yang berbeda
  • Ibu mengalami kesulitan memberikan susu bayi karena produksi ASI yang kurang pada hari-hari pertama kelahiran.
  • Ibu berusia lebih dari 25 tahun saat melahirkan. Namun, hal ini biasanya tidak terlalu mempengaruhi. Hal-hal lain-lah yang lebih besar pengaruhnya.

2. Dari Bayi

  • Bayi lahir dalam keadaan prematur (35-36 minggu)
  • Bayi dengan berat badan lahir rendah
  • Bayi ternyata memiliki penyakit anemia hemolitic (hancurnya sel-sel darah merah secara dini) atau memiliki kelainan di bagian empedu
  • Bayi yang jarang Buang Air Besar (BAB)
  • Bayi yang mengalami infeksi
  • Bayi yang mengalami kekurangan kalori (kurang gizi)

Kapan dikatakan tidak normal dan harus mencari pertolongan dokter ?
Kadar bilirubin dapat di cek dengan pemeriksaan darah di laboratorium. Khusus untuk bayi, selain dengan pemeriksaan darah, kadar bilirubin dapat diperkirakan dengan melihat luas bagian tubuh yang warna kulitnya berubah menjadi kuning.

  1. Warna kekuningan yang terbatas di wajah dan bagian dada si atas pusar à diperkirakan kadar bilirubin kurang dari 12 mg/dL. Keadaan ini normal ditemui pada bayi setelah usia kelahiran 3 – 4 hari.
  2. Warna kekuningan sampai ke bagian telapak tangan dan telapak kaki à diperkirakan kadar bilirubin lebih dari 15 mg/dL

Orang tua sebaiknya waspada jika bayi mengalami kekuningan pada kulit

  1. Sejak hari pertama kelahiran. Pada keadaan normal, bayi seharusnya mulai terlihat kekuningan di usia 3 – 4 hari setelah kelahiran
  2. Bayi tetap kekuningan setelah 14 hari
  3. Selain tanda kekuningan pada kulit, bayi juga mengalami
    – Muntah-muntah
    – Tampak lemas
    – Kehilangan berat badan secara cepat
    – Ada tanda-tanda infeksi seperti demam
    – Bayi mengalami kejang
    – Bayi tidak dapat menyedot ASI atau susu

Terapi apa yang sebaiknya diberikan ?

  • Berjemur di matahari pagi. Namun, selalu lindungilah mata bayi dari sinar matahari langsung. Namun, sebelum melakukan hal ini, sebaiknya berkonsultasilah pada dokter untuk mengetahui penyebab kekuningan pada kulit bayi.
  • Photo Therapy : bayi dimasukkan dalam suatu incubator khusus seperti gambar di atas.
  • Tranfusi : hanya diberikan sesuai petunjuk dokter pada keadaan tertentu karena kadar bilirubin yang terlalu tinggi.

DAFTAR PUSTAKA
1. Cloherty, John P  Manual of Neonatal Care. 6th edition 2008
2. H. William Taeusch. Avery’s Diseases of the Newborn. 8th edition
3. Phyllis AD , Daniel SS, David KS. Neonatal Hyperbilirubinemia. N Engl J Med, Vol. 344, No. 8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *