Kiat Mengasuh Anak dengan Diabetes

Dear Parents,
Mengasuh anak merupakan pekerjaan rutin orang tua, di dalamnya tidak hanya berisi kewajiban namun juga memiliki unsur kesenangan dalam membesarkan buah hati kita. Permasalahan akan terjadi bila si kecil mengalami penyakit yang cukup serius dan membutuhkan perhatian yang lebih sehingga ia dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal dalam keterbatasannya. Diabetes pada anak merupakan salah satu dari tantangan yang dihadapi para orang tua dalam membesarkan buah hatinya.
Pada anak kebanyakan mengalami diabetes melitus tipe 1, dimana faktor pemberian terapi seperti insulin harus mendapat perhatian lebih dari orang tua. Pemberian insulin pada anak yang belum dapat mengerti akan kebutuhannya , tentunya akan lebih sulit. Orang tua berperan dalam memberikan pengertian kepada si kecil, tentunya untuk mempersiapkannya bila ia sudah mulai mengerti dan bertanggungjawab terhadap dirinya sendiri.
Selain pemberian insulin yang harus mengikuti jadwal yang diberikan oleh dokter, pola makan pun menjadi perhatian yang sangat penting bagi orang tua. Penderita diabetes harus menjaga pola makannya dan tidak boleh menganggap ringan masalah makanan ini. Seorang anak setidaknya harus rutin dengan pola makan 3 kali sehari disertai 2-3 kali snack per harinya. Anak yang dalam masa tumbuh kembang juga harus dijaga pola makan ini.
Bagaimana jika ia ke pesta teman-temannya?
Kesulitan yang sering dihadapi orang tua adalah ketika si kecil mendapat undangan acara pesta ulang tahun teman–temannya. Ia akan melihat betapa teman-temannya menyantap makanan yang disajikan dan mengkonsumsi kue atau permen yang disediakan. Para orang tua yang memiliki anak dengan diabetes, apa bila si kecil mendapat undangan acara seperti ini sebaiknya berkoordinasi dengan orang tua yang mengundang anak anda. Cara yang bisa dilakukan adalah kita menyiapkan makanan khusus bagi si kecil, namun seolah disediakan oleh tuan rumah. Bentuk kemasan penganan yang dibawa pulang pun lebih baik bila kita juga menyiapkannya.
Permen banyak mengandung pemanis yang mengandung sukrosa. Pemanis ini sangat berpotensi untuk meningkatkan kadar gula si kecil, tetapi kadar sukrosa yang terdapat dalam buah-buahan tidak meningkatkan kadar gula darah. Tentunya timbul pertanyaan mengapa kita harus repot-repot melakukan hal ini. Hal ini kita lakukan agar si kecil tidak minder dalam bergaul dengan anak-anak sebayanya.
Orang tua juga harus berkomunikasi dengan guru, sehingga bila ada rekannya yang membawa maknan/coklat/permen yang dibagikan dalam kelas, si kecil diawasi dengan baik. Sebaiknya tidak memberikan uang jajan hingga ia mampu bertanggungjawab secara penuh dalam menjaga kebiasaan dan pola makannya. Konsultasi dengan dokter untuk pemenuhan standar gizi si kecil sangatlah dianjurkan.
Pada anak yang gula darahnya dapat terkontrol dengan baik, olahraga akan sangat berguna dalam menjaga kebugaran, mempertahankan berat badan yang ideal serta meningkatkan rasa percaya diri si kecil. Tentunya sebelum memilih jenis olahraga yang sesuai, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk detil yang harus dipersiapkan. Si kecil juga harus dijaga kesehatannya dengan baik, karena infeksi juga dapat memicu ketidakseimbangan gula darahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *