Inilah Menu Makanan untuk Program Hamil Kamu

Asupan gizi dalam makanan sangatlah penting untuk program hamil. Menu makanan ini perlu dikonsumsi suami dan istri agar lebih subur. Ya, baik pihak suami pihak istri perlu untuk meningkatkan kesuburan dengan mengkonsumsi makanan yang lebih bergizi.

Menu Makanan untuk Program Hamil

menurut beberapa penelitian, ada beberapa asupan makanan yg dapat menaikkan kesuburan yang sangat disarankan bagi mereka yang memiliki persoalan kesuburan atau sulit untuk hamil. Sejumlah pakar juga menilai bahwa hidangan makanan yang dikonsumsi sehari-hari juga bisa mensugesti kesehatan tubuh, termasuk tingkat kesuburan.

Lantas, apa saja asupan makanan yang baik dikonsumsi selama program kehamilan?

Jeruk

Selain sebagai sumber vitamin C terbaik, jeruk dan beragam jenis jeruk lainnya mengandung kalium, kalsium, asam folat, serta vitamin B yang dapat membantu mengatur ovulasi serta menciptakan lingkungan yang sehat untuk sel telur. Mengkonsumsi satu porsi buah jeruk setiap harinya baik untuk kesuburan Sahabat Sehat. Misalnya, jeruk bali ukuran sedang, jeruk besar, tiga jeruk keprok, atau satu buah kiwi dengan satu porsi buah lainnya.

Sayuran Hijau

Rutin mengkonsumsi sayuran berwarna hijau tua seperti bayam, kangkung, dan daun katuk adalah salah satu upaya terbaik untuk mendapatkan nutrisi penting dalam mempersiapkan kehamilan. Nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, dan folat yang terkandung dalam sayuran hijau tersebut juga mampu melindungi bayi dari cacat lahir di otak dan tulang belakang yang biasanya akan berkembang dalam beberapa minggu pertama kehamilan.

Kebanyakan wanita tidak mendapatkan asam folat yang cukup dari makanan sehari-hari, sehingga direkomendasikan untuk mengkonsumsi vitamin asam folat 400 mcg per hari. Untuk mendapatkan vitamin-vitamin yang mengandung asam folat, manfaatkan layanan pesan antar vitamin dari Prosehat. Pesan: Vitamin Asam Folat

Buah Beri

Berbagai jenis buah beri, seperti blueberry, raspberry, dan strawberry memiliki serat yang kaya akan antioksidan alami dan fitonutrien anti peradangan, sehingga dapat membantu meningkatkan kesuburan pada wanita maupun pria. Sama seperti jeruk, buah beri juga kaya akan folat dan vitamin C yang dapat membantu perkembangan janin.

Alpukat

Mengkonsumsi buah alpukat menjadi cara terbaik lainnya dalam mendapatkan dosis folat harian. Alpukat juga mengandung vitamin K yang dapat membantu tubuh menyerap nutrisi secara efektif sambil menjaga keseimbangan hormon tubuh.

Meski tidak benar-benar rendah kalori, tetapi sebagian besar buah alpukat terdiri dari lemak tak jenuh tunggal (jenis lemak yang baik), jadi mengkonsumsi satu buah perhari bukan masalah. Selain itu, alpukat mengandung vitamin E yang baik dalam menstabilkan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif, yang menjadi nilai tambah bagi wanita dengan PCOS  (Polycystic Ovarian Syndrome) maupun diabetes.

Biji Gandum

Dalam mendukung program kehamilan yang sedang Anda jalani, sebaiknya targetkan setidaknya 50% dari sumber asupan harian berasal dari biji-bijian. Jenis karbohidrat bebas gluten ini akan membantu Sahabat Sehat memenuhi kebutuhan sumber protein, folat, dan zink yang baik untuk kehamilan.

Mengganti protein hewani dengan protein nabati seperti biji gandum dapat membantu meningkatkan peluang pembuahan. Karbohidrat kompleks dalam biji gandum juga dapat menstabilkan gula darah serta mengatur siklus menstruasi sehingga akan mempermudah Sahabat Sehat untuk menentukan masa subur.

Greek Yoghurt (Yoghurt Yunani)

Susu rendah lemak memang pilihan tepat untuk kesehatan, tetapi hal ini tidak berlaku saat Anda mencoba untuk meningkatkan kesuburan. Pasalnya, mengonsumsi satu porsi susu full cream setiap harinya dapat meningkatkan peluang kesuburan, maka konsumsilah satu porsi Greek yoghurt untuk sarapan atau cemilan sore.

Tidak hanya mengandung lebih banyak kalsium daripada susu biasa, Greek yoghurt juga mengandung probiotik dan protein dua hingga tiga kali lebih banyak dari pada yoghurt biasa. Yoghurt jenis ini juga merupakan sumber vitamin D yang baik dalam membantu kesehatan indung telur, serta memperkuat tulang dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Baca Juga : ADA BENJOLAN DI LEHER ANAK. KENALI, APAKAH ITU GONDONGAN?

Almond

Dari berbagai jenis kacang-kacangan, Almond merupakan salah satu jenis kacang yang tinggi kalsium sehingga cocok sebagai makanan untuk program hamil. Rutin mengkonsumsi 100 gram kacang almond, telah memenuhi 8% dari kebutuhan kalsium harian yang direkomendasikan. Kandungan serat, vitamin E, magnesium, mangan, protein, dan lemak yang didalam kacang almond juga sangat dibutuhkan untuk mendukung program hamil.

Selain dapat membantu menurunkan tekanan darah dan risiko penyakit metabolik, kacang almond juga baik bagi Sahabat Sehat yang ingin mencapai berat badan ideal saat program hamil karena kacang almond dapat menurunkan lemak dalam tubuh.

Keju

Keju memiliki kandungan kalsium yang tinggi karena terbuat dari bahan dasar susu. Diantara berbagai jenis keju, keju parmesan adalah jenis keju yang paling banyak mengandung kalsium. Setidaknya, dalam 28 gram keju parmesan, telah mengandung 331 mg kalsium yang setara dengan 33% asupan kalsium harian yang direkomendasikan.

Kalsium yang berasal dari produk susu juga akan lebih mudah diserap oleh tubuh dibanding dengan kalsium yang diperoleh dari sumber nabati. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam keju juga memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk menurunkan risiko terjadinya sindrom metabolik. Yaitu kondisi dimana terjadinya gangguan kesehatan secara bersamaan di dalam waktu yang sama.

Sindrom metabolik selain dapat menyebabkan masalah kesuburan serta menurunkan peluang kehamilan, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2. Tetapi perlu diingat bahwa keju mengandung lemak, kalori dan natrium yang tinggi sehingga disarankan untuk mengkonsumsi secukupnya saja.

Pantangan Makanan Selama Program Hamil

Makanan sehat sangat penting untuk dikonsumsi karena mengandung asupan gizi yang dapat meningkatkan kesuburan. Namun sembarangan makan juga tidak boleh dilakukan saat program hamil Ada beberapa makanan yang pantang untuk dimakan dalam program hamil.

Sahabat Sehat, berbagai jenis makanan berikut tidak dianjurkan bagi Sahabat Sehat yang tengah menjalani program hamil yaitu:

Ikan dengan Kandungan Tinggi Merkuri

Jenis ikan seperti ikan marlin, tilefish, orange roughy, hiu, mackerel, dan tuna mata besar atau tuna big eye mengandung merkuri yang tinggi. Kadar merkuri yang tinggi di dalam darah diketahui dapat menyebabkan penurunan kesuburan pada pria dan wanita. Tak hanya itu, kadar merkuri juga dapat mengendap di dalam tubuh lebih dari satu tahun sehingga akan membahayakan otak dan sistem saraf janin.

Makanan Kemasan

Makanan atau minuman yang dikemas dalam wadah kaleng maupun plastik mengandung BPA (Bisphenol A) yang merupakan bahan kimia yang digunakan dalam membuat wadah plastik, seperti tempat makan, botol air, dan lapisan kaleng aluminium. Bahan kimia ini tentunya berbahaya dan mampu menurunkan kesuburan dan jumlah sperma serta sel telur yang sehat.

Lemak Trans 

Merupakan jenis lemak yang buruk bagi kesehatan. Selain dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dengan cepat, juga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, juga meningkatkan risiko gangguan ovulasi (keluarnya sel telur dari indung telur) sehingga menyebabkan gangguan kesuburan. Lemak trans banyak ditemukan di makanan cepat saji, maka Sahabat Sehat perlu menghindari jenis makanan ini selama program hamil.

Alkohol

Sebuah penelitian yang melibatkan 430 pasangan yang mengonsumsi lima gelas minuman beralkohol per minggunya mengalami gangguan kesuburan. Selain itu, penelitian lain yang melibatkan 7.393 wanita juga telah membuktikan bahwa mereka yang mengkonsumsi alkohol berlebihan meningkatkan resiko sulit mendapatkan keturunan.

Soda

Sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang mengkonsumsi soda berlebihan berkaitan dengan penurunan kesuburan atau fertilitas, baik pada wanita maupun pria.

Leave a Reply

Your email address will not be published.