Mengatasi Anak Tidak Nafsu Makan Dengan Kurkuma

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya untuk menjadi dewasa, seorang anak sangat memerlukan gizi yang cukup. Tentu saja, jika kebutuhan gizi ini tak terpenuhi dengan baik, dapat mengakibatkan timbulnya gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Terutama, juga dapat berdampak pada perkembangan kecerdasan anak.
Gizi anak diperoleh dari makanan yang dikonsumsinya. Oleh karena itu, orang tua harus mulai mengenalkan beragam jenis makanan secara bertahap ketika sudah waktunya anak dapat mengkonsumsi makanan padat. Jangan biarkan anak memilih dan hanya memakan makanan yang disukainya karena ini dapat berdampak pada jenis makanan yang dikonsumsinya ketika dewasa kelak.
Bagaimana jika anak tidak mau makan? Hal ini tentu meresahkan para orang tua. Banyak hal yang dapat menyebabkan anak tidak mau makan. Depresi ataupun adanya penyakit fisik adalah salah satunya. Untuk mengatasi masalah ini dapat digunakan kurkuma yang mempunyai khasiat meningkatkan nafsu makan.
Kurkuma atau kurkumin adalah zat aktif yang terkandung dalam temulawak. Temulawak (Curcuma xantorrhiza Roxb) merupakan tumbuhan yang sejak dulu digunakan sebagai bahan baku obat tradisional dan memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan kerja ginjal, obat jerawat, meningkatkan nafsu makan, anti kolesterol, anti inflamasi, mengatasi anemia, anti oksidan, pencegah kanker, dan anti mikroba.
Temulawak biasanya terdapat pada tempat yang terkena banyak sinar matahari. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran tinggi maupun rendah. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah rimpangnya (umbinya). Rimpang temulawak banyak mengandung senyawa seperti amilase, fenolase, lemak, zat pati, mineral, senyawa turunan fenol (kurkuminoid) dan minyak atsiri.
Sebagai penambah nafsu makan, kurkuminoid memperbaiki kelainan pada kantung empedu dengan memperlancar pengeluaran cairan empedu dan pankreas, sehingga terjadi peningkatan aktivitas pencernaan. Penggunaan ekstrak rimpang temulawak dengan dosis rendah akan mempercepat pengosongan lambung sehingga akan menambah nafsu makan, sedangkan penggunaan dengan dosis tinggi akan memperlambat pengosongan lambung sehingga mengurangi nafsu makan. Dulu, temulawak dijadikan salah satu sumber karbohidrat. Patinya bisa dipakai untuk bubur makanan bayi dan penderita gangguan pencernaan.
Tanaman temulawak dapat secara langsung digunakan. Namun, kini penggunaan zat kurkumin untuk meningkatkan nafsu makan anak telah dilakukan dalam bentuk pemberian suplemen yang mengandung ekstrak rimpang temulawak tersebut. Suplemen tersedia dalam beberapa bentuk. Salah satunya adalah bentuk kapsul. Boleh dicoba jika anak Anda tidak nafsu makan.

7 Comments
  1. lina
    • dr. Hygiena Kumala Suci
  2. juaidi
  3. ola

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *