tahapan perkembangan anak menurut umur

Seorang anak tidaklah sama dengan seorang dewasa. Salah satu hal yang membedakannya dengan seorang dewasa adalah anak memiliki sifat berlainan dengan orang dewasa. Seorang anak harus tumbuh dan berkembang sampai akhirnya ia dewasa dan kelak dapat berguna bagi masyarakat. Tumbuh diartikan dengan bertambahnya jumlah dan ukuran sel dari setiap organ tubuh. Tumbuh menyebabkan pertambahan besar tubuh, baik berat badan maupun tinggi badan. Lain halnya dengan perkembangan. Perkembangan berarti terjadi pematangan dari fungsi organ-organ tubuh, termasuk perkembangan fungsi kecerdasan. Pengertian pertumbuhan dan perkembangan memang tidak sama. Namun, mereka tidak dapat berjalan sendiri. Untuk perkembangan yang baik dibutuhkan pertumbuhan yang baik. Dan untuk pertumbuhan yang baik dibutuhkan gizi yang baik pula. Disini peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memastikan pemberian gizi yang baik, melindungi anak dari penyakit, memberikan rasa aman, kasih sayang ,dan sebagainya, dimana hal-hal tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan sang anak. Selain daripada itu, bagaimana kita dapat mengetahui apakah pertumbuhan dan perkembangan sang buah hati adalah normal atau tidak? Ada tonggak-tonggak yang dapat kita jadikan patokan untuk mengetahui sesuai atau tidak pertumbuhan dan perkembangan anak dengan usianya. Dan pada kesempatan ini, kita hanya akan membahas tentang perkembangan anak sedari lahir hingga usia 5 tahun. Pada usia 1 bulan anak sudah dapat melakukan:

  • Kepala merebah
  • Tangan mengepal
  • Terkejut mendengar bunyi keras
  • Mulai bersuara, “ooh” dan “aah”
  • Melihat wajah orang

Usia 2 bulan:

  • Kepala merebah
  • Tangan terutama mengepal
  • Bila berbaring tengkurap, kepala dapat diangkat selama beberapa detik
  • Mengikuti dengan mata dan kepala melampaui lengkungan 90o
  • Terkejut mendengar bunyi keras
  • Bersuara, bunyi huruf hidup
  • Senyum respons

Usia 3 bulan:

  • Sesekali tangan dikepalkan
  • Mengangkat kepala di atas bidang badan dan bertahan
  • Memegang objek selama waktu yang singkat bila ditempatkan di tangan
  • Memalingkan kepala kepada objek, memfiksasi dan mengikuti penuh ke semua arah dengan mata
  • Berbunyi bila diajak berbicara
  • Memandang wajah orang lain
  • Melihat tangan sendiri
  • Tersenyum bila diajak bicara
  • Tertawa

Usia 4 bulan:

  • Kepala tidak merebah lagi
  • Dapat mempertahankan kedudukan kepala dengan mantap bila ia didudukkan
  • Tangan terbuka
  • Dapat bertumpu dengan kedua sikunya
  • Menjamah objek, memegangnya dan membawanya ke mulut
  • Memalingkan kepala ke arah bunyi
  • Membuat dan memperdengarkan suara
  • Senyum secara spontan
  • Bermain dengan tangan dan pakaian
  • Mengenal botol

Usia 5-6 bulan:

  • Berguling dari sikap tengkurap ke sikap telentang
  • Pada posisi tengkurap dapat mengangkat kepala dan dada
  • Duduk dengan sokongan
  • Memindahkan objek dari tangan yang satu ke tangan yang lain
  • Melokalisasi arah bunyi
  • Mengoceh
  • Bermain dengan tangan dan kakinya

Usia 7-8 bulan:

  • Duduk tanpa sokongan, posisi tripod
  • Berdiri sebentar dengan sokongan
  • Memukulkan atau mengantukkan objek ke meja
  • Memasukkan objek ke mulut
  • Mengucapkan ”da-da”, ”ba-ba-ba”
  • Mengenal dirinya sendiri, orang-orang dekat
  • Menangis bila bertemu orang asing (atau yang tidak dikenalnya)
  • Bersiap-siap untuk makan

Usia 9-10 bulan:

  • Duduk tanpa bantuan, mengambil sikap duduk
  • Berdiri dengan pegangan
  • Bermain dengan dua objek, saling disentuhkan
  • Mengucapkan ”daag, daag” dengan melambaikan tangannya
  • Mengucapkan ”mama” pada papa dan ”papa” pada mama
  • Minum dari mangkok dengan bantuan
  • Dapat makan biskuit sendiri, dipegang dengan jari-jari tangannya

Usia 11-12 bulan:

  • Berjalan dengan bantuan
  • Memahami beberapa suruhan sederhana
  • Dapat mengambil benda-benda kecil dengan ujung jari tangannya dan memasukkannya ke dalam kotak
  • Menggunakan 2-4 kata dengan makna
  • Mengucapkan ”mama” dan ”papa” pada orang yang benar
  • Menolong bila berpakaian
  • Memberikan mainan bila diminta

Usia 13-15 bulan:

  • Berjalan sendiri, tetapi mudah jatuh
  • Menunjuk kepada benda yang diinginkan
  • Mencoret-coret dengan alat tulis, pensil, kapur
  • Mengucapkan beberapa kata
  • Bermain-main dengan bola

Usia 18 bulan:

  • Memanjat tangga dengan bantuan
  • Menaiki kursi
  • Melempar bola
  • Membangun menara dengan 2-4 balok mainan
  • Membuka baju
  • Menunjuk pada 2-3 bagian tubuh
  • Menggambar garis
  • Dapat menyebut nama sendiri bila ditanya
  • Mengerti arti dari gambar-gambar sederhana dan mengucapkannya
  • Menggunakan banyak kata yang dapat dipahami
  • Makan sendiri

Usia 24 bulan (2 tahun) :

  • Berlari, menaiki dan menuruni tangga sendiri (kedua kaki pada tiap anak tangga)
  • Menendang bola
  • Membalik-balikkan halaman buku
  • Membangun menara dengan 4-6 balok mainan
  • Menggambar lingkaran
  • Bicara dalam bentuk kalimat
  • Menggunakan kata ganti ”kau”, ”saya”, ”aku”
  • Makan sendiri
  • Mengatakan bila hendak buang air kecil atau buang air besar

Usia 36 bulan (3 tahun) :

  • Berdiri dengan satu kaki tanpa jatuh
  • Membuat tumpukan dengan 10 balok
  • Menggambar silang
  • Berbicara lengkap
  • Menjawab pertanyaan
  • Memakai sepatu sendiri

Usia 48 bulan (4 tahun) :

  • Berjinjit
  • Menggambar orang – Menggunakan kata penghubung – Mencuci dan mengeringkan muka – Bermain bersama-sama

Usia 60 bulan (5 tahun):

  • Berjinjit dengan kaki berganti-ganti
  • Dapat berhitung hingga angka 10
  • Bertanya ”mengapa”
  • Memakai pakaian tanpa bantuan

Jadi apakah tumbuh kembang buah hati anda normal ? Sumber : Abdoerrachman, M.H., et al. Buku Kumpulan Kuliah Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, cetakan ke III, bagian I. 1981. Lumbantobing, Prof. Dr. Dr. S. M. Anak dengan Mental Terbelakang. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1997.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *